Berita

Olahraga

Macan Kemayoran cari Tikungan

Liga Super Indonesia
SABTU, 28 MEI 2011 | 03:32 WIB

RMOL. Setelah libur pertandingan nyaris sebulan, tim berjuluk Ma­can Kemayoran itu kem­bali memburu poin dalam lan­jutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 me­la­wan Sri­wijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, besok.

“Semua pemain yang cedera sudah sembuh. Kita akan ber­usaha mendapatkan poin pe­nuh saat melawan Sriwijaya FC,” jelas pelatih Persija Rah­mad Dar­­­mawan kemarin.

 Selain untuk terus berusaha merajut mimpi menjadi jawara LSI, Persija juga terus mere­tas asa untuk memperebutkan tiket antarklub Asia.


Ya, perebutan tiket antar­klub Asia dari LSI tetap pa­nas. Tim tak terpengaruh de­ng­­a­n anca­man sanksi FIFA. Mes­kipun, jika memang FIFA jadi menja­tuhkan sanksi, semua tim Indo­nesia ti­dak bisa main di luar ne­geri. Baik itu sebagai Timnas mau­­pun secara klub.

Menurut RD-sapaan akrab Rahmad Darmawan-, anca­man itu tak akan menghen­ti­kan am­bisi tim berjuluk Ma­can Ke­ma­yoran berburu tiket kejuaraan antarklub  Asia. Ba­ik itu melalui jalur Liga Cham­pions Asia (LCA) mau­pun AFC Cup.

Apalagi, secara ma­te­matis, Persija ma­sih ber­peluang me­ngudeta Per­sipura Jayapura dari pe­mun­cak klase­men sementara.

“Saya tak pernah bilang akan bawa Persija finis seba­gai runner up. Saya masih op­ti­mistis meng­geser Persipura dari pemuncak klasemen. Ma­sih banyak tikung­an yang bisa dimanfaatkan untuk menyalip mereka,” tegas arsitek yang juga pernah membawa Per­si­pu­ra Jayapura kampiun Liga Indonesia itu.

Saat ini Persija berada di pe­ringkat ketiga dengan raihan 40 poin dari 22 pertandingan. Ter­paut delapan angka dari Persipura yang menghabiskan pertandingan sama banyak­nya. Positifnya, Per­sija memi­li­ki per­tandingan home lebih ba­nyak ketimbang sang rival.

Per­sija punya tabungan tiga home masing-masing mela­wan Se­men Padang (2/6), Pe­lita Jaya (5/6) dan PSPS Pe­kan­baru  (19/6). Sementara Per­sipura hanya dua dengan menjamu Pelita Jaya (15/6)dan Semen Padang (19/6).   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya