ramadhan pohan/ist
ramadhan pohan/ist
RMOL. Tidak ada yang luar biasa dalam hal kepergian M Nazaruddin ke Singapura. Mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat itu pergi ke negara tetangga tersebut untuk berobat dan telah meminta izin dari fraksi.
"Nazaruddin meminta ijin untuk berobat. Itu hal yang biasa. Tidak ada yang luar biasa di sana. Kepergian Nazaruddin, kita hormati saja. Tidak perlu kita curigai," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan di Nusantara II, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 27/5).
Ramadhan menegaskan, Nazaruddin tidak bisa disebut melarikan diri. Karena dia mendapat ijin dari fraksi dan tetap berkomunikasi dengan media. Apalagi, sampai saat ini, Nazaruddin tidak menyandang status sebagai saksi, tersangka, terdakwa, apalagi terpidana.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42