sby/ist
sby/ist
RMOL. Dua dugaan kasus yang saat ini dialamatkan kepada mantan Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin semakin memudarkan citra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai panglima perang melawan koruptor, khususnya setelah Nazarudin pergi ke Singapura pada Senin lalu.
Dua kasus itu adalah dugaan suap di Kementerian Negara dan Pemuda Olahraga dan kasus dugaan gratifikasi kepada Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M Gaffar.
"Persoalan di dalam rumah tangga partainya sendiri, kenyataannya tak dapat dengan segera ditangani," kata Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 27/5).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42