Berita

sri mulyani/ist

Pendukung Sri Mulyani Mencuri di Tikungan

SELASA, 24 MEI 2011 | 20:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pendukung Sri Mulyani Indrawati tampaknya tak segan menggunakan semua cara untuk bisa mengibarkan bendera mantan Menteri Keuangan itu tinggi-tinggi.

Dalam jumpa pers yang digelar di Warung Daun, Kebayoran Baru, siang tadi (Selasa, 25/5), misalnya, salah seorang pendukung Sri Mulyani, ekonom Cristianto Wibisono, menyampaikan pernyataan dan mengajukan pertanyaan yang keluar dari konteks jumpa pers.

Pendiri Global Nexus malah membicarakan peluang Sri Mulyani menjadi Managing Director International Monetary Fund (IMF). Sri Mulyani yang terlibat dalam megaskandal danatalangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun berhenti dari jabatan Menkeu RI pertengahan tahun lalu. Ia bergabung dengan Bank Dunia dan menjadi salah seorang Managing Director yang bertanggung jawab untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Dengan sedikit bernada menguliahi peserta jumpa pers, Cristianto menjelaskan bahwa kekuatan IMF tengah bergeser dari Amerika menuju Asia. Kalau Asia bersatu, katanya, tokoh Asia bisa menempati kursi yang ditinggalkan Dominique Strauss-Kahn. Adapun di Asia, tambahnya, negara yang memiliki kekuatan seimbang adalah Republik Rakyat China, Jepang, India, dan Indonesia.

Dia juga mengatakan, Sri Mulyani adalah salah satu calon yang diperhitungkan.

Tanpa segan, Cristianto meminta kesediaan anggota Komisi III Bambang Soesatyo yang merupakan sahibul hajat untuk menyampaikan hal yang menurutnya penting ini kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

“Nah sekarang sikapnya Golkar dan Pak Ical bagaimana? Mendukung atau menolak. Kita jangan jago kandang. (Kalau) berantam di sini. Tapi tidak berantam di dunia global," kata Cristianto lagi.

Jumpa pers yang digelar Bambang Cs itu didisain untuk menjelaskan sejumlah isu yang berkaitan dengan pembelian pesawat MA 60 buatan China yang dipakai Merpati dan baru-baru ini mengalami kecelakaan di Kaimana, Papua. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu adalah pihak yang paling disoroti dalam kasus ini.

Belakangan, ada indikasi kuat yang memperlihatkan kubu Mari Elka Pangestu menggunakan isu SARA untuk menghentikan perdebatan mengenai MA 60 dan kecelakaan di Kaimana.

Selain Bambang Soesatyo, jumpa pers itu juga dihadiri Sasmito Hadinagoro, Syahganda Nainggolan, Lily Wahid, Hatta Taliwang, dan Justiani.

Saat acara akan dimulai, Cristianto meminta giliran pertama untuk berbicara. Tetapi, begitulah. Ia bukannya membahas topik utama, malah menjagokan Sri Mulyani yang juga tersangkut dalam sejumlah kasus pajak. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya