Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Giliran Kamaruddin dan Dua Paul yang Diperiksa KPK

SENIN, 23 MEI 2011 | 10:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penyelidikan kasus suap Sesmenpora semakin mengerucut. Hari ini tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memeriksa eks kuasa hukum tersangka suap Mindo Rosaline Manullang, Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin yang pertama kali membuka dugaan keterlibatan Bendahara Umum  Demokrat, M Nazaruddin dalam kasus tiga lembar cek Rp 3,2 miliar itu. Kamaruddin menyebut Nazaruddin sebagai atasan Mindo alias Rosa. Segala tindakan Rosa dalam pembangunan wisma atlet adalah atas perintah Nazaruddin. Yang lain, Kamaruddin menyebut Nazaruddin sudah menerima fee Rp 25 miliar dari PT Duta Graha Indah (DGI) Tbk Januari lalu.

Selain memeriksa Kamaruddin, hari ini KPK juga akan memeriksa Paul Iwo dan Paul Nelwan. Diketahui Paul Iwo merupakan pemilik PT Triofa Perkasa, perusahaan pengadaan alat-alat olahraga. Paul disebut-sebut sering menghubungi Direktur Marketing PT DGI, Mohammad Idris untuk meminta segera menyetor jatah kepada Sesmenpora Wafid Muharam. Sedangkan nama Paul Nelwan tidak asing di dunia olahraga nasional. Dia pengusaha yang aktif di KONI.


Selain Kamaruddin dan dua Paul, KPK juga dijadwalkan memeriksa Iyan Sudiyana dan Ramauli. Mereka adalah anggota tim verifikasi bantuan sarana olahraga. Lalu, Pegawai Dinas PU Provinsi Sumatera Selatan,  Octarianto dan Direktur Utama PT DGI, Dudung Purwadi serta Direktur Keuangan PT DGI, Laurensius Teguh Khasanto.

Tersangka Mindo Rosaline Manulang juga masuk daftar orang yang akan diperiksa kesekian kalinya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya