Berita

ibas/ist

Ibas, Contoh Nyata Politisi Muda yang Tak Berbobot

MINGGU, 22 MEI 2011 | 13:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua DPR Marzuki Alie dinilai sedang mengkritik partainya sendiri, Partai Demokrat.

Hal itu dikatakan Ketua Repdem, Masinton Pasaribu menanggapi pernyatan Marzuki Alie bahwa 70 persen anggota DPR berwajah muda, yang diharapkan membawa angin perubahan, justru membawa melapetaka, yang membuat DPR di mata publik semakin bobrok. Sedangkan partai yang menguasai DPR adalah Demokrat, dimana mayoritasnya adalah wajah baru.

"Mana sih anggota DPR kalangan muda Partai Demokrat yang menonojol dalam perjuangkan aspirasi rakyat," kata Masinton, sebelum acara sarasehan dan peringatan 13 tahun Reformasi di komplek Perdatam, Pancoran, Jakarta Selatan (Minggu, 22/5).


Kata Masinton, banyak anggota DPR dari Fraksi Demokrat yang hanya selebritas dan tidak jelas juntrungannya. Apalagi mereka tidak punya track record dalam dunia organisasi dan kepemudaan, sebelum menjadi anggota DPR. Salah satu contohnya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono, yang menjabat sebagai anggota Komisi I DPR.

Hal ini berbeda dengan anggota DPR dari partai-partai lain. Meski masih muda, jelasnya, politisi itu kerap bersuara nyaring dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Karena mereka umumnya jelas memiliki pengalaman di bidang organisasi. Karena itu mereka lebih berkualitas.

"Misalnya Eva Sundari dari PDIP, Akbar Faizal dari Hanura, Nusron Wahid dari Golkar. Jadi penyataan Marzuki itu hanya otokritik bagi partainya. Benar, DPR kita memang banyak tidak begitu peka secara umum, tapi di sisi lain itu (karena) sumbangsih Demokrat," tegasnya. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya