Berita

jigme

Dunia

Raja Muda Bhutan Susul Pangeran William

SABTU, 21 MEI 2011 | 19:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Setelah pernikahan putra Kerajaan Inggris, Pangeran William dengan Kate Middleton, kini giliran Kerajaan Bhutan yang akan melangsungkan pernikahan raja muda mereka, Jigme Khesar Namgyel yang berusia 31 tahun.

Seperti yang dilansir Reuters kemarin, Jumat, (20/5), Raja muda tersebut mengumumkan akan melangsungkan pernikahannya pada akhir tahun ini dengan kekasihnya yang bernama Jetsun Pema. Jetsun sendiri saat ini seorang mahasisiwi di Londons's Regent College berusia 20 tahun. Jetsun berasal dari rakyat biasa.

"Namanya Jetsun Pema, dia seorang yang masih muda, berkepribadian hangat dan berhati mulia," ujar raja lulusan kampus ternama Inggris, Oxford di depan anggota parlemen Bhutan.


Pengumuman itu disambut tepuk tangan meriah dari para anggota parlemen. Padahal tepuk tangan pada sebuah acara formal dianggap melanggar tata krama. Di negara kecil di lereng Pegunungan Himalaya itu menganggap bahwa menunjukkan kebahagiaan di depan umum dinilai tidak sopan.

Raja termuda dunia yang dijuluki 'pangeran impian' ini  merupakan raja kelima sejak Kerajaan Bhutan berdiri pada 1907. Dia putra dari istri ketiga dan merupakan anak lelaki tertua. Dia dinobatkan sebagai raja pada November 2008 setelah ayahnya, Jigme Syngye Wangchuck, turun tahta.

Keluarga kerajaan Bhutan sangat dihormati rakyatnya, bahkan setelah kerajaan terpencil itu berubah menjadi kerajaan berkonstitusi. Wangchuck sendiri merupakan salah satu pendukung demokrasi di negara itu.

Selama beberapa waktu, Bhutan tidak memiliki listrik, jalan, sekolah, bahkan rumah sakit. Pada tahun 1999, negara itu mencabut larangan televisi kabel dan internet. Namun hingga kini di negara itu tidak ada lampu lalu lintas.

Keluarga kerajaan Bhutan sangat tertutup dan tidak banyak rakyat yang tahu. Termasuk tentang pernikahan di lingkungan kerajaan. Salah satunya, ayah Wangchuck yang menikahi empat perempuan bersaudara, Meskipun pernikahan itu sudah berlangsung bertahun-tahun, perayaaan formalnya baru digelar pada 1988.[arp]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya