Berita

amir/ist

Max Sopacua Luruskan Amir Syamsuddin

JUMAT, 20 MEI 2011 | 16:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. DPP Partai Demokrat membenarkan tidak ada surat perintah kepada Fraksi Demokrat agar membentuk tim investigasi untuk mengklarifikasi dugaan keterlibatan M Nazaruddin dan Angelina Sondakh dalam kasus suap di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

"Itu di fraksi saja. Sepengetahuan DPP, tim investigasi itu dibuat oleh fraksi karena orang-orang itu adalah anggota fraksi," kata Wakil Ketua Demokrat, Max Sopacua, di gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta (Jumat, 20/5).

Meski tidak ada surat perintah dari DPP, Max memastikan ada koordinasi antara DPP dan Fraksi Demokrat. Apalagi fraksi merupakan perpanjangan tangan DPP.


"Otomatis semua kegiatan fraksi itu harus diketahui partai," ungkapnya.

Mantan presenter TVRI ini pun meluruskan pernyataan Amir Syamsuddin, Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat. Menurut Amir, tim investigasi tidak perlu dibentuk. Apalagi, tim tersebut seolah-olah jadi pembela Nazaruddin.

"Tidak ada jadi pembela. Tim itu tidak sama sekali membela. Tim itu mengklarifikasi anggota keluarga besar Partai Demokrat," terangnya.

"Kalau Anda di rumah sebagai kepala keluarga, ada sesuatu dengan anak Anda, Anda harus melakukan klarifikasi dengan anak Anda terhadap persoalan itu. Bukan menghukum, karena belum tentu dia salah atau tidak," kata anggota Komisi I DPR ini membandingkan.

"Ini ada ketua fraksinya (Jafar Hafsah), tanya!" tandasnya seraya menunjuk ke arah Jafar yang berdiri di sebelahnya. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya