Berita

boediono/ist

Pelaku KUKM Terbukti Punya Kontribusi Bagi Perekomonian Nasional

KAMIS, 19 MEI 2011 | 20:34 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Wakil Presiden Boediono menegaskan pelaku koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM) telah terbukti memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dan daerah, terutama sebagai penyerap tenaga kerja.

Oleh karena itu, pemerintah ingin dan terus membantu sehingga KUMKM bisa terus berkembang melalui konsep pemberdayaan yang telah disampaikan berbagai pihak. Termasuk para penggagas yang memiliki perhatian terhadap perkembangan KUMKM.

"Permasalahan pasti banyak, akan tetapi marilah ciptakan satu kerangka besar untuk melaksanakannya. Kalau kita inginkan master plan, harus dalam kerangka konsisten agar hakekatnya tidak sepotong-potong," ujar Boediono ketika membuka rapat kerja pemantapan master plan percepatan pemberdayaan KUMKM, beberapa waktu lalu.


Sebagian besar yang hadir pada acara itu adalah yang ahli dalam bidangnya, dan juga pasti memahami bahwa peranan KUMKM sangat strategis. Secara pribadi, katanya, dia memang tidak memahami benar tentang perkoperasian dan UMKM.

Namun mengetahui kalau ada konsep pembinaan, pelaksanaan yang bisa dilaksanakan. Jadi, perlu ada perhatian bagaimana caranya meningkatkan peranan sektor KUMKM dalam pembangunan lndonesia. Langkah itu harus dilaksanakan satu persatu.

Adapun, salah satu tujuan dari acara tersebut untuk membangun kesepakatan dan komitmen antara pemerintah dan dunia usaha. Dalam hal ini khususnya pelaku KUMKM dalam master plan percepatan pemberdayaan sektor riil.[arp]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya