ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Pemerintah Indonesia semestinya tidak hanya pandai membeli pesawat buatan China. Pemerintah harus pula belajar dari China soal bagaimana membangun dan membesarkan perusahaan di dalam negerinya.
Aktivis angkatan '78, Abdulrochim menyatakan pemerintah China memiliki kebijakan 30 persen spare part pesawat yang dibeli dari negara tertentu harus diproduksi di dalam negerinya. Makanya, mau tak mau, negara penjual pesawat ke China juga harus melatih rakyat China bagaimana memproduksi spare part pesawat yang dibeli tersebut.
"Industri pesawatnya menjadi tumbuh, tenaga kerja banyak, engineering menjadi pintar, uang mutar, ada keuntungan masuk ke China lagi. Di kita tidak ada kebijakan seperti itu," kata mantan aktivis Institute Teknologi Bandung ini kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu, 18/5).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42