soeharto/ist
soeharto/ist
RMOL. Penilaian bahwa kehidupan di zaman Orde Baru lebih baik dibandingkan Orde Reformasi, merupakan simbolisasi pernyataan emosional yang diungkapkan masyarakat. Ungkapan itu untuk menyatakan kekecewaan masyarakat terhadap harapan akan hadirnya kesejahteraan ekonomi.
"(Ungkapan itu) bukan bermakna substantial bahwa Orde Baru lebih baik dibandingkan Orde Reformasi," kata ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 16/5).
Pernyataan Dahnil disampaikan untuk menanggapi hasil survei Indo Barometer yang dirilis kemarin (Minggu, 15/5). Hasil survei menyebutkan, sebanyak 55,4 persen masyarakat tidak merasakan ada perubahan kondisi bangsa sebelum dan sesudah reformasi. Dari survei itu, tersibak fakta, bahwa hanya 31 persen masyarakat yang menilai setelah reformasi kondisi bangsa jauh lebih baik.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 05:45
Rabu, 29 April 2026 | 05:26
Rabu, 29 April 2026 | 04:59
Rabu, 29 April 2026 | 04:48
Rabu, 29 April 2026 | 04:25
Rabu, 29 April 2026 | 03:59
Rabu, 29 April 2026 | 03:45
Rabu, 29 April 2026 | 03:28
Rabu, 29 April 2026 | 02:59
Rabu, 29 April 2026 | 02:42