Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Inilah Curhat Rosa Kepada Agus Tjondro di Rutan Polda Metro Jaya

SENIN, 09 MEI 2011 | 19:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Sebelum ditahan dirumah tahanan Pondok Bambu, tersangka kasus korupsi suap Wisma Atlit di Gelora Jakabaring, Palembang, Rosa Manulang
sempat ditahan di Polda Metro Jaya.

Ketika ditahan di rutan Polda, Rosa sempat bertemu dengan tersangka Mirandagate, Agus Tjondro. Mantan politisi PDI Perjuangan itu sempat bercerita, ketika ditahan di rutan Polda, Rosa sempat pingsan dua kali.

"Orang pingsan kan macam-macam, bisa juga karena stres. Yang namanya stres itu kan tertekan, stresnya dari mana saya tidak mengerti. Ya sesama teman kan kalau ada tahanan baru itu yang suka stres, nah barus kita menghibur dan barulah mulai ngobrol-ngobrol," ujar Agus di Pengadilan Tipikor, Senin (9/5).

"Orang pingsan kan macam-macam, bisa juga karena stres. Yang namanya stres itu kan tertekan, stresnya dari mana saya tidak mengerti. Ya sesama teman kan kalau ada tahanan baru itu yang suka stres, nah barus kita menghibur dan barulah mulai ngobrol-ngobrol," ujar Agus di Pengadilan Tipikor, Senin (9/5).

Masih kata Agus, mereka sempat ngobrol macam-macam lalu berkembang salah satunya Rosa soal atasannya. Rosa juga menyebut nama orang anggota DPR yang berkaitan dengan kasus ini.

"Ia juga nyebut nama anggota DPR, namun saya tidak mau menyebut nama," jelasnya lagi.

Informasi lain yang dihimpun menyebutkan transaksi suap di kantor Wafid Muharram kabarnya akan digunakan pihak Kemenpora untuk 'menyiram' DPR. Siraman itu dimaksudkan agar Komisi X DPR yang membidangi Olahraga menyetujui usulan penambahan anggaran bagi Kemenpora. Sesmenpora (Wafid Muharram) hanya mengumpulkan saja. Untuk dibagi-bagikan ke Komisi biar anggarannya disetujui. [arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya