Berita

PATRIALIS AKBAR/IST

PANSEL KPK

Kemenkumham Belum Mau Beberkan Kandidat Pansel KPK

MINGGU, 08 MEI 2011 | 11:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kementrian Hukum dan HAM sudah mengantongi 18 nama kandidat Panitia Seleksi (Pansel) KPK. Nama-nama tersebut sudah disodorkan ke meja Menkopolhukam.

"Sudah diserahkan dua minggu lalu ke Menkopolhukam. Tapi karena perlu tambahan, minta CV calon dan hal lainnya, kita lengkapi dua hari yang lalu," kata Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM, Ahmad Ubbe, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 8/5).

Meski begitu Ahmad enggan membeberkan siapa ke-18 nama kandidat pansel KPK yang akan bekerja untuk memilih lima komisioner KPK baru menggantikan Busyro Muquddas Cs yang akan berakhir pada akhir tahun ini.


"Kalau soal siapa saja nama-namanya biar Pak Menteri saja yang sampaikan. Kalau saya yang mengedarkan tidak enak," kilahnya.

Namun dipastikan, sambung Ahmad, dari 17 anggota plus satu ketua yang tengah diproses untuk disetujui presiden, satu di antaranya menyatakan mengundurkan diri.

"Ada satu yang mengundurkan diri," imbuhnya sambil tetap tak mau menyebut siapa namanya.

Sementara itu beredar kabar di kalangan wartawan nama kandidat Pansel yang saat ini sudah ada di meja Menkopolhukam dan siap diserahkan ke Presiden. Mereka adalah Patrialis Akbar (Ketua), Irjen (Pol) HR Ritonga dan H Soeharto (Wakil Ketua), Achmad Ubbe (Sekretaris), Renald Kasali, Ichlasul Amal, Roni Niti Baskara, Anwar Abbas, Amin Sunaryadi, Akhiar Salmi, Amir Hasan Kataren, Harun Kamil, dan Taufik Abdullah. Sementara dua nama yang diusulkan Menkopolhukam adalah Saldi Isra dan Imam Prasodjo. [yan]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya