Berita

andi mallarangeng/ist

SUAP SESMENPORA

Soal Bagi-bagi Jatah di Kementrian Andi Mallarangeng, Wafid Hanya Tersenyum

JUMAT, 06 MEI 2011 | 19:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tersangka suap pembangunan wisma atlit, Wafid Muharam enggan mengomentari kabar kalau cek Rp3,2 miliar yang diterimanya bagian dari 15 persen fee yang dijatahkan PT Duta Graha Indah Tbk (DGI).

Usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK, mantan Sesmenpora itu memilih mengunci rapat mulutnya. Wafid tak mau membenarkan Rp3,2 miliar disebut sebagai 2 persen jatah dari 15 persen yang dijanjikan DGI.

Pun sebaliknya, Wafid juga tak mau menyalahkannya. Ia terlihat hanya menyimpuhkan kedua tangan tepat di depan dadanya. Sambil menganggukkan kepalanya, sesekali Wafid pun melempar senyum.


Hal yang sama juga ditunjukkan Wafid saat ditanyakan soal dana talangan. Wafid kembali menolak memberi komentar dan menganggukkan kepala dengan kedua telapak tangan bersimpuh di depan dadanya.

Wafid sendiri diperiksa penyidik KPK selama 8 jam, mulai dari pukul 10.00 WIB tadi pagi. Usai pemeriksaan Wafid terlihat kelelahan.

PT Duta Graha Indah Tbk (DGI), perusahaan rekanan Kemepora dikabarkan menggelontorkan 15 persen dari nilai keseluruhan anggaran pembangunan wisma atlit di Palembang. Penggelontoran dana tersebut diduga sebagai uang 'tahu sama tahu' alias fee lantaran PT DGI menjadi pemenang tender. Bos Rosa di PT Anak Negeri, M Nazaruddin, disebut-sebut mendapat 13 persen dari jatah yang digelontorkan DGI. Sementara 2 persen sisanya diduga diterima Wafid Muharam.[arp]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya