Berita

andi arief/ist

Andi Arief: Anomali Bromo Masih Akan Berlangsung

SENIN, 02 MEI 2011 | 19:21 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Dalam beberapa waktu belakangan ini berbagai gunung berapi di Indonesia memperlihatkan prilaku anomali alias yang tak biasa.

Mulai dari letusan Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara, disusul letusan Gunung Merapi di Jogjakarta yang menalan korban jiwa, sampai aktivitas Gunung Bromo di Lumajang, Jawa Timur.

Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Senin, 2/5) mengatakan bahwa pola anomali itu kelihatannya masih akan terus berlangsung.

“Sinabung meletus anomali. Merapi meletus juga anomali. Sekarang Bromo pola aktivitasnya juga anomali dan masih terus berlanjut. Beberapa tahun terakhir ini kita terus menerus disuguhi peristiwa anomali volcanic activity,” ujar Andi Arief.

Andi Arief memperoleh laporan dari Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, yang mengatakan bahwa sejak tengah hari hingga sore tadi Bromo masih mengepulkan asap putih tebal dan kelabu. Cuaca yang mendung di sekitar puncak gunung sedikit mengganggu permandangan. Tekanan asap yang mengepul diperkirakan sedang hingga kuat dengan ketinggian kepulan asap antara 400 hingga 600 meter.

Angin juga dilaporkan berubah arah kembali ke utara dan timurlaut. Dari sisi kegempaan terjadi gempa tremor vulkanik terus menerus hingga tujuh kali dengan waktu antara 25 hingga 55 detik. Pos pemantau juga dikabarkan terkena hujan abu. Suara gemuruh terdengar lemah-sedang.

“Anomali Bromo akan terus berlangsung. Maka, belum ada satupun referensi yang sahih untuk dirujuk dalam menghitung dan memprediksi sampai kapan dan bagaimana aktivitas Bromo akan berhenti,” demikian Andi. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya