Berita

rosa/ist

Kamaruddin Simanjuntak Yakin Nazaruddin Bos Sang Broker Suap di Kemenegpora

SENIN, 02 MEI 2011 | 10:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tampaknya, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, M Nazaruddin belum bisa tenang. Sebab, ketidakterlibatan Nazaruddin yang disampaikan Mirdo Rosaline Manullang selama ini kepada media berbeda dengan apa yang disampaikannya kepada penyidik KPK.

Mantan pengacara tersangka kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga yang akrab disapa Rosa ini, Kamaruddin Simanjuntak, menegaskan bahwa pernyataan Rosa kepada media bahwa M Nazaruddin bukan bosnya bukan fakta sebenarnya. Karena kepada penyidik KPK, Rosa berulang kali menyebut nama Nazaruddin sebagai atasan.

"Itu (Nazaruddin bukan atasan) hanya pernyataan kepada publik saja. Penyataanya di depan (penyidik) KPK sangat berbeda," kata Kamarudin saat dihubungi sesaat lalu, Senin (2/5).


Kamaruddin mengatakan, keengganan mantan kliennya mengakui Nazaruddin sebagai bosanya karena 'pesanan'. Rosa, sebut Kamaruddin, disetir oleh pihak Nazaruddin.

"Yah siapa lagi kalau bukan dia (Nazaruddin)," katanya.

Saat masih membela Rosa, Kamaruddin getol menyebut Rosa bekerja di perusahaan Nazaruddin. Rosa tercatat sebagai Direktur Marketing PT Anak Negeri, perusahaan yang dipimpin Nazaruddin. Transaksi suap yang dilakukan Rosa bersama Mohammad Idris, direktur marketing PT Duta Graha Indah (DGI), sebut Kamaruddin, atas perintah Nazaruddin.

Sementara setelah memecat Kamaruddin dan memilih didampingi Djufri Taufik dari DT Law Firm, Rosa mengaku bosnya adalah Franky, bukan Nazaruddin. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya