Berita

syarief hasan/rm

Saat Resmikan Pasar Tradisional, Menkop Dukung Produk Unggulan Tasikmalaya

SABTU, 30 APRIL 2011 | 17:19 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengatakan kementeriannya akan mendukung semua produk unggulan di Kota Tasikmalaya sehingga memiliki daya saing di pasar.

Dia berharap dukungan yang diberikan berupa permodalan, pelatihan, promosi, dan pemasaran dari Kementerian Koperasi dan UKM dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan pasar tradisional di Kota Tasikmalaya merupakan bagian program revitalisasi pasar tradisional dan penataan kawasan pedagang kaki lima.


“Program ini menjadi program prioritas, karena kegiatan ini sangat strategis dan substantif untuk pemberdayaan usaha mikro dalam rangka memberikan kepastian lokasi usaha,” katanya pada peresmian bangunan pasar Himpunan Pedagang Kecil Pasar (HPKP) di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, hari ini.

Menurut dia, produk industri kreatif di daerah mampu menyerap tenaga kerja dalam mengembangkan sinergitas pengelolaan pasar lebih optimal dengan diserahkannya kepada koperasi beranggotakan usaha mikro dan kecil.

“Program revitalisasi pasar tradisional dan penataan kawasan pedagang kaki lima secara umum mendapatkan respons positif, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,” katanya.

Ketua Koperasi HPKP Ade Herdiat mengatakan pasar yang didirikan tersebut tanpa bantuan dana dari APBD dan APBN, tetapi murni dibiayai dari pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp12,9 miliar.

Pasar HPKP membangun 1.500 lapak pedagang dan diharapkan mendapatkan dukungan dari pemerintah dari sarana dan prasarana kebersihan, transportasi umum serta masjid.

“Koperasi HPKP berharap dukungan dari pemerintah selain sarana dan prasarana, ada bantuan modal untuk pedagang dalam menunjang kesejahteraan,” tuturnya.[arp]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya