Berita

M rosa M/ist

SUAP SESMENPORA

Fakta Baru, Rosa Akui Bendahara Umum Demokrat adalah Bosnya

JUMAT, 29 APRIL 2011 | 13:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mindo Rosaline Manullang akhirnya memberi kepastian tentang hubungannya dengan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin.

Pengakuan tersebut telah disampaikan Rosaline kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sepucuk surat yang ditulis tangan sehari setelah ditangkap bersama mantan Sesmenpora Wafid Muharam dan Mohammad Idris. Ketiga orang itu ditangkap Kamis pekan lalu (21/4). Rosaline yang selama ini disebut sebagai broker mengakui Nazaruddin  sebagai pimpinanya melalui surat pencabutan surat kuasa terhadap penasihat hukum  Kamaruddin Simanjuntak.

Berikut adalah salinan surat Rosa tersebut.


Saya yang bertandatangan di bawah ini:

Nama:  Mindo Rosalina Manulang
Alamat: Jl. Puyuh Blok V nomor 1 Cipinang Indah 2 Jakarta Timur
Pekerjaan: Direktur Marketing PT Anak Negeri

Dengan ini menyatakan, karena sesuatu dan lain hal dalam keadaan sadar dan tanpa tekanan dari pihak manapun mencabut surat kuasa yang pernah saya tanda tangani di hadapan penyidik KPK pada tanggal 22 April 2011, kuasa mana saya berikan kepada orang yang tidak saya kenal dan mengaku sebagai utusan M Nazaruddin selaku pimpinan saya.

Maka terhitung sejak surat pencabutan ini saya tidak mempunyai hubungan hukum apapun terhadap orang tersebut (penerima kuasa, red), dan segala tindakannya di luar tanggung jawab saya.

Demikian surat kuasa ini agar diketahui terjadinya pencabutan dan atau perubahan kuasa ini atas kesepakatan keluarga.

Demikan surat pencabutan kuasa ini saya nyatakan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Surat itu ditandatangani Rosa dan M. Nazaruddin. [guh]  

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya