Berita

gus choi/lily wahid

PKB: Lily dan Gus Choi Lecehkan Perintah Hakim

SELASA, 26 APRIL 2011 | 08:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Lily Wahid dan Effendy Choiri dinilai telah melecehkan perintah hakim. Pasalnya, dua anggota DPR yang dipecat (Pergantian Antar Waktu) oleh DPP Partai Kebangkitan Bangsa itu tidak melakukan mediasi dengan PKB yang diberi waktu selama sepekan oleh pengadilan.

Padahal hari ini, sidang gugatan Lily dan Gus Choi kembali akan digelar hari ini (Selasa, 27/4).
 
"DPP PKB hingga saat ini menganggap belum ada upaya mediasi yang dilakukan secara sungguh-sungguh oleh LW dan EC. Bahkan, LW, EC dan para kuasa hukumya telah melecehkan perintah hakim," kata Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Bambang Susanto.


Mestinya, saat perintah hakim untuk mediasi pada persidangan Selasa lalu, Lily dan Gus Choi langsung menghubungi Majelis Takhim, nama mahkamah partai PKB.

"Malah menyuruh kuasa hukum berkirim surat dengan ngumpet-ngumpet datang ke kantor DPP PKB Sabtu lalu. Seperti sengaja mencari waktu yang tidak ada pengurus di kantor DPP PKB. Semua juga tahu setiap hari Sabtu dan Minggu jajaran pengurus DPP PKB melakukan konsolidasi ke daerah-daerah apalagi Sabtu lalu long week end," sambungnya.

Disamping itu, kedatangan kuasa hukum dua politisi tersebut ke DPP PKB juga tanpa pemberitahuan lebih dahulu. Menurutnya, hal itu patut dipertanyakan kenapa tidak ada pemberitahuan.

Sejak Majelis Takhim dibentuk, Lily dan Gus Choi belum pernah bertemu dan menyatakan keberatan atas proses pergantian antar waktunya dengan Majelis Takhim. Bahkan di persidangan pekan lalu, hakim memarahi penggugat yang dianggap tidak memahami peran dibentuknya mahkamah partai sesuai UU 2/2011 tentang Partai Politik. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya