Berita

PILPRES 2014

Hasil Survei, Anas Ungguli Mega dan Prabowo

MINGGU, 24 APRIL 2011 | 21:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum berpeluang menggantikan presiden SBY.

Anas bisa mengungguli peluang Ketua Umum dan tokoh-tokoh partai politik lainnya, seperti Megawati Soekarnoputri, Aburizal Bakrie, Hatta Radjasa, Suryadharma Ali, Prabowo Subianto dan Ketua-ketua partai politik lainnya.

"Peluang Anas sangat tinggi. Dari hasil survei yang kami lakukan, mayoritas masyarakat menghendaki Anas jadi presiden," ungkap Direktur Research survei Institute for Strategic and Public Policy Research (inspire), Marbawi A Katon, saat merilis hasil surveinya, di Restoran Pulau Dua Senayan, Jakarta, Minggu (24/4).


Dari survei yang dilakukan pada 26 Maret hingga 3 April lalu di 15 kota besar di tanah air, ungkap Marbawi, sebanyak 16,8 persen responden menginginkan Anas menjadi presiden menggantikan SBY. Persentase tersebut berbeda tipis dengan peluang Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri  dan  Ketua Dewan Pembina partai Gerindra Prabowo Subijanto.

Putri Bung Karno itu mengantongi dukungan 14,8 persen sedangkan Prabowo 12,8 persen responden. Dari survei yang sama, dukungan masyarakat terhadap Anas dua kali lebih besar daripada dukungan untuk ketua Umum partai Hanura Wiranto (8,9 persen) dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakri (7,7 persen).

"Hatta Radjasa (PAN) hanya 3,8 persen, Muhamim Iskandar (PKB) 2,1 persen, Luthfi H Ishak (PKS) 1,6 persen dan Suryadharma Ali (PPP) 1,5 persen," katanya.

Peluang Anas menjadi presiden lebih besar lagi jika partai Demokrat  sebagai mesin politik yang efektif dalam  menggalang suara Capres. Apalagi Marbawi memprediksikan dukungan masyarakat masih sangat signifikan kepada partai berlambang bintang mercy itu pada  pemilu 2014 nanti. [dry]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya