Berita

agum gumelar/ist

Agum Gumelar Punya Misi Terselubung?

JUMAT, 08 APRIL 2011 | 10:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Mantan Ketua Komite Banding PSSI, Tjipta Lesmana, tidak percaya sepenuhnya pada Ketua Normalisasi PSSI, Agum Gumelar, yang ditunjuk FIFA.

"Saya lihat pernyataan Agum di salah satu stasiun Tv pada Rabu malam kemarin, dia katakan kita masih mau lihat lagi apakah (calon-calon ketua umum PSSI yang sudah gugur) bisa dicalonkan kembali," terang Tjipta Lesmana kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 8/4).

Apa tanggapan pakar komunikasi politik ini terkait pernyataan Agum itu? "Tanggapan saya Agum Gumelar ngawur dan tak bisa mengerti aturan FIFA."

Tjipta Lesmana pertanyakan juga apa motivasi Agum Gumelar untuk "menghidupkan" kembali pencalonan, tiga calon ketua umum yang sebelumnya sudah dibatalkan Komite Banding pimpinannya.

Tjipta Lesmana pertanyakan juga apa motivasi Agum Gumelar untuk "menghidupkan" kembali pencalonan, tiga calon ketua umum yang sebelumnya sudah dibatalkan Komite Banding pimpinannya.

"Jadi saya menggugat apa motivasi Agum Gumelar untuk menghidupkan kembali tiga calon ketua umum (Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro), seolah Nurdin Halid sudah masuk lobang kubur," gugatnya.

Bahkan, Profesor curiga Agum Gumelar menjalankan misi tertentu untuk menggolkan salah satu calon ketua umum yang sudah digugurkan Komite Banding dan berasal jajaran TNI, George Toisutta. Agum sendiri adalah purnawirawan Jenderal TNI dan pernah memimpin Kopassus.

"Tjipta Lesmana curigai Agum Gumelar. Bisa saja dia main begitu, kan dia sebagai Ketua Normalisasi, nanti bisa ribut lagi kalau calon ketua umum yang batal dicalonkan lagi, kemungkinan akan digugat akan FIFA sebab FIFA sudah berkali-kali, termasuk Sepp Blatter (Presiden FIFA) mengakui putusan Komding," pungkasnya.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya