Berita

fadilah supari/ist

Siti Fadilah Masih Diperiksa KPK Sebagai Saksi

JUMAT, 01 APRIL 2011 | 13:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyelidikan dugaan korupsi alat kesehatan penanganan flu burung di Departemen Kesehatan pada 2006.

Penyidik KPK hari ini memeriksa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari sebagai saksi. "Iya, yang bersangkutan (Siti Fadilah Supari) diperiksa sebagai saksi," ujar Jurubicara KPK, Johan Budi SP melalui pesan singkatnya, Jumat (1/4).

Sampai berita ini dilaporkan, Siti Fadilah masih menjalani pemeriksaan tim penyidik KPK. Dikabarkan, mantan Anggota Wantimpres itu telah berada di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, dari sekitar pukul 08.00 WIB.


Sementara itu, Direktur Bina Pelayanan Medis Dasar Kementerian Kesehatan, Ratna Dewi Umar, salah seorang tersangka pada kasus ini pernah mengungkap jika Siti Fadilah yang bertanggungjawab atas pengadaan Alkes untuk penanganan flu burung tahun 2006 itu.

"Menkes tidak hanya mengetahui pengadaaan itu, tapi dia yang memerintahkan," tegas Ratna.

Sementara itu, Sri Wahyuningsih, aktris yang sering dipanggil dengan Cici Tegal juga menyebut hal yang sama dengan Ratna. Saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ia mengaku pernah menerima sejumlah sumbangan sebesar Rp 500 juta dari Siti Fadilah. Cici tidak tahu asal muasal uang tersebut, tapi KPK menduganya merupakan uang dari Alkes.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya