Berita

kpk/ist

KPK Senang Draf Revisi UU Tipikor Ditarik

KAMIS, 31 MARET 2011 | 20:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik langkah pemerintah yang menarik draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). KPK sangat mengapresiasi keputusan pemerintah itu lantaran sedari awal draft RUU Tipikor  itu cenderung tidak pro terhadap pemberantasan korupsi.

"Informasinya, draft RUU tersebut ditarik kembali oleh Sekneg, dan akan digodok lagi oleh Kementerian Hukum dan HAM. Saya kira bagus," ucap Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M Jasin, melalui pesan singkat, Kamis (31/3).

Jasin kembali menegaskan, draft RUU Tipikor yang dibatalkan pemerintah itu memang memiliki banyak kelemahan. Pasal-pasalnya, terang Jasin, sangat yang lemah.


Kalaupun tetap ingin merevisi UU Tipikor, pinta Jasin maka pemerintah perlu mengkajianya lebih matang lagi agar draft RUU ini sesuai dengan aspirasi rakyat, yang mengharapkan ada tindakan tegas bagi pelaku tindak pidana korupsi.

"Draf RUU tipikor tersebut banyak pasal-pasal yang lemah dan perlu diperbaiki lagi, agar kalau jadi UU benar-benar bisa sesuai dengan kondisi Indonesia," ujar Jasin. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya