Berita

ilustrasi/ist

Wahidin Ismail: Capres Independen Ibarat Suplemen untuk Demokrasi Indonesia

KAMIS, 31 MARET 2011 | 15:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Wacana calon independen tidak hanya membuka peluang tak hanya bagi kalangan non partai menjadi presiden, tapi juga bagi calon perorangan dari partai yang tidak lolos dalam penjaringan konvensi internal.

"Pintu konvensi di partai masih sempit. Sehingga kesempatan kader-kader terbaik partai memimpin negeri ini tertutup. Maka kalau bisa mereka mencalonkan melalui pintu jalur perorangan ini," kata Wakil Ketua Kelompok DPD RI, Wahidin Ismail di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/3).

Karenanya, kata Wahidin, kehadiran calon independen ini secara langsung akan menjadi pendorong bagi partai agar lebih bisa menyiapkan calon yang lebih baik lagi.


"Ini akan menjadi semacam suplemen, sparing partner untuk partai politik dalam mengusung calon presidennya. Partai akan tertantang karena kadernya sendiri bisa mencalonkan dengan jalur independen," imbuhnya. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya