Berita

boediono

PILPRES

Boediono yang Non Parpol Saja Tak Bisa Berbuat Apa-apa

KAMIS, 31 MARET 2011 | 15:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Gagasan calon presiden dari kalangan independen atau non parpol, sangat rumit untuk diterima. Gagasan yang tengah diupayakan oleh politisi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan sejumlah elit partai politik itu akan mengacaukan sistem demokrasi itu sendiri.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (31/3).

"Demokrasi konstitusionl kita belum bagus. Sistem presidensil dari parpol saja masih menimbulkan kerumitan disana-sini. Apalagi kalau presidennya dari calon yang independen," katanya beralasan.


Ikrar mencontohkan, posisi Wakil Presiden Boediono saat ini. Sebagai orang yang non parpol, Boediono tidak bisa berbuat apa-apa karena kewenangannya banyak diambil oleh Setgab.

"Buat saya akan tambah kacau. Sekali dibuka (capres independen), bukan mustahil konsensus-konsensus politik akan lebih rumit dicapai," katanya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya