Berita

Kiki Syahnakri/Ist

NEGARA GAGAL

Kiki Syahnakri: Pemerintah Harus Mawas Diri

KAMIS, 31 MARET 2011 | 10:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pemerintah harus mawas diri, segera memperbaiki keadaan sebab negara ini benar-benar sedang mengarah pada kegagalan.

Demikian disampaikan mantan wakil KSAD Letjen (purn) Kiki Syahnakri saat menjadi pembicara dalam diskusi kebangsaan bertajuk 'Apa Penyebab Keterpurukan Indonesia? Menyikapi Ancaman Negara Gagal' yang diselenggarakan Gerakan Integritas Nasional (GIN) yang diketuai Salahuddin Wahid, di Café Domus, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, setidaknya ada 13 kriteria untuk menyebut Indonesia negara gagal. Yakni, ketidakmampuan negara memberikan atau memenuhi kebutuhan pokok, korupsi, pemerintah tidak mampu lagi menjalankan otoritasnya, tingkat kematian bayi, menurunnya GDP dan Inflasi.


Lalu karakter yang lainnya, lemahnya lembaga dan kebijakan negara, tiadanya akuntabilitas, tidak mampu mengumpulkan pajak, menjamin keamanan, diskriminasi antar kelompok, bencana dan perang saudara.

"Dari 13 kriteria negara gagal, Indonesia sudah memenuhi 9 unsur pokoknya. Jadi jika pemerintah dan bangsa Indonesia tidak berhati-hati, negara gagal akan terjadi di Indonesia," tandasnya.[ade]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya