Berita

Busyro Muqaddas/Ist

Soal Hukuman Mati, KPK Janji Mau Tanya Langsung Ke SBY

RABU, 30 MARET 2011 | 08:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Draf Rancangan Undang Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang tengah digodok DPR, salah satunya menghapus hukuman mati bagi pelaku tindak korupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas, meminta agar tidak gampang menghapuskan pasal tentang hukuman mati tersebut dan karenanya perlu disebutkan alasan dasar kenapa pasal tersebut mesti dihilangkan.

"Semua harus jelas apa argumennya, sehingga hukuman mati itu harus dihapuskan," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.


Di tengah masih membudayanya perilaku koruptif, draf RUU yang baru itu patut disayangkan. Busyro tak habis pikir mengapa hukuman mati dihapus.

"Kita patut pertanyakan moralitas logika hukum yang seperti apa, yang melatari penyusunan draf ini," ungkapnya

Karena draf tersebut diusulkan oleh pemerintah, tegas Busyro, maka pihaknya tidak akan segan menanyakannya langsung kepada presiden. "Suatu saat nanti, kalau ketemu presiden kami akan tanyakan," katanya.

Ia menambahkan, jika saja draf baru itu tetap dipertahankan, maka tidak lain sebenarnya sudah terjadi upaya pelemahan terhadap KPK.

"Itu pelemahan, bukan hanya bagi KPK, tapi juga bagi bangsa ini termasuk pemerintah dalam memberantas korupsi," tandas mantan Ketua Komisi Yudsial itu. [ade]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya