Berita

DPR Harus Awasi Kerja Intelijen

SABTU, 26 MARET 2011 | 11:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Semua pihak sepakat baha dalam negara dengan sistem demokrasi, intelijen digunakan untuk menegakkan demokrasi itu sendiri dan hak asasi manusia. Oleh karena itu kerja-kerja intelijen haruslah terukur.

"Harus terukur. Oleh siapa? Oleh publik dan yang pasti itu DPR,"  kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hayono Isman dalam diskusi Polemik yang diselenggarakan Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Sabtu (26/3) pagi.

Di Amerika, ungkapnya, ada senat intelijen. Setiap kegiatan intelijen dilakukan tidak boleh asal saja. Semua kegiatan intelejen itu harus minta ijin kepada senat.  Intinya, tegas dia, pengawasan intelijen di negara kita masih  belum cukup.


"Pengawasan publik itu penting, bisa efektif mengontrol supaya tidak sampai terjadi lagi kasus Munir. Dengan alasan apapun, tidak boleh lagi terjadi kasus-kasus Munir," tandasnya. [ade]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya