Berita

taufiq kiemas/ist

SURAT KONGRES AS

Taufiq Kiemas: SKB Ahmadiyah Urusan dalam Negeri Indonesia

SELASA, 22 MARET 2011 | 15:20 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketua Umum MPR, Taufiq Kiemas belum mengetahui duduk perkara pasti mengenai surat yang kabarnya dikirimkan 27 anggota Kongres Amerika Serikat untuk Presiden SBY. Dikabarkan dalam surat itu, ke-27 anggota Kongres AS mengecam kebijakan pemerintah daerah di Indonesia, yang melarang aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

Menurut Taufiq, sikap anggota Kongres AS itu juga dikarenakan SKB Tiga Menteri untuk Ahmadiyah yang ditandatangani bulan Juni 2008 tidak memiliki kekuatan hukum yang kuat.

Dia menegaskan bahwa SKB tentang Ahmadiyah itu adalah urusan dalam negeri Indonesia.


"Kalau sudah ada UU tentang kerukunan beragama, mungkin mereka tidak akan bertanya-tanya lagi," ujar Taufiq ketika menerima Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, di lantai 9, Nusantara III, Senayan, Jakarta (Selasa, 22/3).

RUU itu, sebutnya lagi, sedang digodok DPR dan diharapkan selesai bulan Juli nanti.

Dia juga mengatakan bahwa beberapa saat lalu MPR menerima Dubes AS. Dalam pertemuan itu, Dubes AS mempertanyakan dasar hukum SKB tersebut. [guh]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya