Berita

yusuf supendi/ist

Resmi, Yusuf Laporkan Anis Matta ke KPK karena Gelapkan Uang Kampanye Adang Rp 10 M

SENIN, 21 MARET 2011 | 16:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Salah seorang pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi, resmi melaporkan Sekjen PKS Anis Matta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anis dituding telah menggelapkan dana kampanye pemilihan gubernur DKI Jakarta yang berasal dari Adang Daradjatun, calon yang diusung PKS saar itu.

"Soal uang mahar Rp 40 miliar yang diterima PKS dari Adang Daradjatun saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2007 lalu. Dari uang itu Rp 10 miliar di antaranya digelapkan oleh Anis Matta," ujar Yusuf sesaat setelah menyampaikan laporan kepada penyidik KPK, di gedung KPK, Jakarta (21/3).


Untuk memperkuat laporannya kepada KPK, Yusuf mengaku menyerahkan sejumlah barang bukti.

"Sebagai bukti permulaan, serahkan dokumen, amplop kecil berisi, surat sakti, alat bukti Rp10 miliar dan 12 nama saksi yang mengetahui penggelapan oleh Anis Matta," tandasnya.

Anis sendiri menyangkal tudingan Yusuf tersebut.

"Kok cuma Rp 10 miliar ya. Yang dilaporkan PKS ke KPUD Rp76 miliar.  Itu kumpulan dari ramai-ramai. Saat itu saya koordinator. Tapi seluruh keuangan dipegang oleh DPW DKI. Ada laporannya dan gunakan akuntan publik," tegasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya