Berita

KPK Tercemar Mafia Hukum

KAMIS, 17 MARET 2011 | 19:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tak terbantahkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercemar jaringan mafia hukum. Tapi, KPK tidak berada di dalam bagian mafia hukum seperti yang terjadi pada kepolisian dan Kejaksaan.

"Kenapa begitu? Karena KPK masih tergantung pada kepolisian dan kejaksaan. Jadi jangan dilihat mafia ada di tubuh penegak hukum saja," ujar pengamat hukum Johnson Panjaitan kepada wartawan usai diskusi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).

Johnson juga mencium ada pengusaha-pengusaha yang berpengaruh terhadap penegakan hukum di KPK. Pengusaha itu sering duduk bersama elit penguasa dan KPK. Dia pun menyebut keberadaan anggota Polri, Ade Rahardja, sebagai Deputi Penindakan KPK sebagai salah satu indikasi ketergantungan KPK pada kepolisian dalam penegakan hukum. Padahal, ada indikasi Ade Rahardja dekat dengan terdakwa penyuapan terhadap pimpinan KPK, Ary Muladi.


Terkait kasus travellers cheque 2004 yang hingga kini belum tuntas, Ade Rahardja, juga Jhonson menduga terlibat dalam menghambat penanganannya. Ade adalah bekas ajudan mantan Wakapolri Komjen Adang Daradjatun yang merupakan suami saksi kunci travellers cheque, Nunun Daradjatun.  
 
"Di kepolisian, senioritas dan hubungan profesi itu sangat kuat. Ade Rahardja kan bekas ajudannya Adang Daradjatun," katanya.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya