Berita

ilustrasi/ist

Hakim Nani Terbiasa Hindari Baca Koran Sebelum Jatuhkan Vonis

KAMIS, 17 MARET 2011 | 15:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Nani Indrawati menuturkan, satu hal yang kerap dilakukannya sesaat sebelum melakukan musyawarah untuk menjatuhkan vonis kepada tersangka korupsi adalah menutup diri, termasuk untuk sekedar baca koran.  Hal itu dilakukan agar sedapat mungkin vonis yang dijatuhkannya bisa memenuhi rasa keadilan.

"Saya mengurangi membaca koran segala macam sebelum musyarawarah (putusan)," ujar dia, ketika berbincang dengan wartawan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (17/3).

Menurutnya, langkah itu sengaja diambil untuk menghindari tekanan, sehingga keputusan yang diambilnya selalu berpegang teguh pada fakta persidangan.


"(Langkah) itu untuk menghilangkan pressure," katanya sembari menegaskan bahwa dirinya belum pernah mendapat ancaman dari para pelaku korupsi karena putusan yang dibuatnya. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya