Berita

sby/ist

YUDHOYONO ABUSED POWER

Gerindra: Orang Ring-1 yang Bocorkan Data-data SBY

MINGGU, 13 MARET 2011 | 21:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ada orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bekerja sebagai informan Amerika Serikat sehingga negara adikuasa itu mengetahui banyak data tentang praktek-praktek penyalahgunaan kekuasaan oleh istana.

"Pasti ada orang dalam ring-1 SBY yang jadi informan AS. Ia telah membocorkan gerak gerik. Dari mana ceritanya Kedutaan AS bisa mendapatkan info," tegas Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di resepsi pernikahan Din Syamsuddin di Gedung dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Minggu (13/3).

Muzani mengingatkan, bocornya data soal SBY kepada pihak Amerika itu sangat berbahaya, bukan hanya bagi Presiden, tapi juga buat negara. Karenanya, pinta Muzani, Presiden harus segera menemukan siapa orang di ring-1 yang telah membocorkan data Istana tersebut.


"Presiden harus mencarinya. Segera harus diamankan siapa diantara mereka yang menjadi agen asing," katanya.

Kemungkinan keterlibatan Ring-1 SBY, jelasnya, sangat memungkinkan jika memperhatikan pernyataan Duta Besar AS setelah muncul pemberitaan di dua surat kabar Australia, The Age dan Sidney Morning Herald, Jumat (11/3) kemarin. "Dia (Dubes AS) sesalkan bagaimana kawat rahasia bisa bocor, tapi tidak substansinya," tandanya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya