Berita

ilustrasi

Patrialis Bantah Kalapas Nusakambangan Terlibat Jaringan Narkoba

MINGGU, 13 MARET 2011 | 17:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Patrialis Akbar ragu dengan keterlibatan Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan, Marwan Adli dalam jaringan peredaran narkoba di Lapas.

"Semua orang di kementerian (Hukum dan HAM) tidak ada yang percaya kalau Marwan itu mengedarkan, menjual, atau memakai narkoba," ungkap Patrialis, saat ditemui di resepsi pernikahan Din Syamsuddin di Gedung dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Minggu (13/3).

Namun, Patrialis menyerahkan sepenuhnya kasus anak buahnya itu ke jalur hukum agar segera terungkap kebenarannya. Patrialis tidak mau terburu-buru membenarkan dugaan Badan Narkotika Nasional (BNN), yang menilai Marwan ikut menikmati aliran dana transaksi narkoba, pun sebaliknya tidak mau juga membela Marwan.


"Saya tidak bisa bela salah satu pihak dan saya menyerahkannya ke pihak hukum melalui proses pengadilan," tandas Patrialis.[ono]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya