Berita

akbar tandjung/ist

YUDHOYONO ABUSED POWER

Akbar Tanjung: Bila SBY Tak Klarifikasi Langsung, Publik Akan Curiga

MINGGU, 13 MARET 2011 | 12:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Presiden SBY dan beberapa pihak yang disebut namanya dalam pemberitaan The Age dan Sidney Morning Herald harus mengklarifikasi sendiri pemberitaan tersebut.

"Jika tidak dilakukan maka akan berkembang menjadi isu, rumor, yang tidak kondusif bagi kehidupan bermasyarakat," kata Ketua Dewan Pembina partai Golkar, Akbar Tanjung, di sela-sela acara resepsi pernikahan Din Syamsuddin di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta (Minggu, 13/3).

Menurut Akbar, Presiden SBY dan pihak-pihak yang disebutkan namanya juga bisa meminta penjelasan kepada Kedutaan Amerika Serikat. Menurut Akbar, klarifikasi langsung dari SBY sangat penting, agar rakyat bisa tahu pandangan SBY terkait pemberitaan tersebut.


"Kalau tidak, akan muncul berbagai macam kecurigaan," tegas Akbar.

Bila pemberitaan ini dibiarkan begitu saja, Akbar yakin akan mengganggu kerja SBY sebagai pemimpin tertinggi dalam pemerintahan dan kepala negara. [yan]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya