Berita

ilustrasi, jalan rusak

Publika

Warga Cilincing Ngeluh Jalan Rusak

SENIN, 21 FEBRUARI 2011 | 01:11 WIB

RMOL. Jalan yang ada di kawasan Cilincing, Jakarta Utara seperti Jalan Cakung – Cilincing, Jalan Arteri Marunda dan Jalan Cilincing Raya yang menjadi jalur ekonomi nasional kondisinya rusak parah.

Padahal jalur tersebut belum lama diperbaiki. Namun kini kembali rusak. Ini disebabkan karena banyaknya genangan setiap kali hujan. Jika hal itu tidak segera ada tindakan, dikhawatirkan akan semakin parah.

Kondisi kerusakan jalan itu terjadi mulai dari arah Utara hingga Selatan, tepatnya dari arah perempatan Tanah Merdeka ke Pintu tol Rorotan.


Begitu juga arah sebaliknya, hampir seluruh jalur tersebut ada lubang sedalam 20 sentimeter terlihat bertebaran. Di beberapa tempat terlihat jalan bergelombang, retak dan pecah.

Akibat kerusakan itu, pengguna jalan kerap menjadi korban kecelakaan. Hampir setiap hari ada saja orang terjatuh dan terluka karena terperosok ke lubang di jalan tersebut. Dari hasil pantauan, beberapa lubang terlihat di putaran Kebon Baru, di depan Volvo arah Cakung sampai SPBU Pos 4 Semper Timur.

Selain berlubang, jalan tersebut banyak yang bergelombang dan pecah-pecah, seperti di Jembatan Arteri Marunda. Kerusakan diperparah karena ada penyambung jalan dengan jembatan ambles dan retak-retak. Begitu juga di Jalan Raya Cilincing banyak lubang dan penyambung jalan yang mulai pecah-pecah.

Kerusakan yang terjadi di Jalan Cakung-Cilincing ini disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya, jalan itu banyak dilintasi kendaraan berat yang sarat muatan. Banyak juga dari kendaraan berat itu yang mangkal di pinggir jalan sehingga membuat beban jalan tidak merata.

Selain itu, tingginya volume kendaraan berat yang melintas di akses jalan di Cilincing sangat tinggi. Belum lagi truk-truk yang mengangkut bahan berat serta beban yang melebihi ratusan tol.

Hari Harsono, FPRM Bogor

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya