Berita

ilustrasi/ist

Mantan Mendagri Ditangkap Karena Korupsi

JUMAT, 18 FEBRUARI 2011 | 09:07 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Mantan menteri dalam negeri itu harus menelan pil pahit di akhir karier politiknya. Sejak kemarin (Kamis, 17/2) ia mendekam dalam tahanan karena tersangkut kasus korupsi. Selain Habib al Adly, nama mantan menteri dalam negeri dalam pemerintahan Hosni Mubarak yang tumbang pekan lalu, tiga mantan menteri lainnya juga ditangkap dalam kasus yang serupa.

Menurut media yang dikendalikan pemerintah sementara Mesir, EgyNew.net, keempat mantan menteri itu akan ditahan selama 15 hari. Dilaporkan bahwa Al Adly pernah begitu berkuasa dalam pemerintahan Mubarak. Ia juga dituduh terlibat dalam praktik pencucian uang.

Selain Al Adly, polisi juga menahan Ahmed Izz, mantan peringgi Partai Nasional Demokrat (PND), mantan menteri perumahan Ahmed Maghrabi, dan mantan menteri pariwisata Zuhair Garana. Mereka juga dituduh terlibat dalam korupsi dan menghabiskan dana publik.

Setelah Hosni Mubarak terjungka dari kekuasaan yang digenggamnya selama 30 tahun, Jaksa Agung Mesir telah mencekal sebanyak sebelas mantan pejabat tinggi, termasuk mantan Perdana Menteri Ahmed Najif. Begitu juga dua pengusaha yang dekat dengan Hosni Mubarak. Aset mereka pun dibekukan untuk sementara.

CNN melaporkan, Dewan Militer Tertinggi Mesir yang kini berkuasa juga meminta pemerintah Amerika Serikat membekukan aset beberapa mantan pejabat Mesir yang ada di negara itu. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya