Berita

hosni mubarak/ist

Dunia

REVOLUSI MESIR

Memasuki Pekan Ketiga, Posisi Hosni Mubarak Sepintas Menguat

SELASA, 08 FEBRUARI 2011 | 23:04 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Hanya dalam beberapa hari, Presiden Mesir Hosni Mubarak tampaknya mulai bisa mengendalikan situasi. Setelah mengangkat wakil presiden lalu berjanji tidak akan mencalonkan diri pada pemilu bulan September, kini Mubarak membuktikan janjinya untuk mengamandemen konstitusi.

Seperti yang diberitakan stasiun televisi pemerintah dan dikutip CNN, adalah Wakil Presiden Omar Suleiman yang mengatakan bahwa Hosni Mubarak telah menandatangani sebuah dekrit pembentukan komite khusus untuk meneliti amandemen konstitusi. Hal ini dilakukan menyusul dua pembicaraan yang dilakukan Omar Suleiman dengan tokoh-tokoh oposisi sebelumnya.

Selain itu, Omar Suleiman juga mengatakan bahwa Hosni Mubarak sepakat untuk memberikan kebebasan berbicara dan berpendapat kepada kaum muda. Rakyat Mesir, katanya lagi, tak usah takut akan ditangkap bila mengutarakan pikiran mereka.

Namun demikian, gerakan rakyat menentang Hosni Mubarak pun tak kunjung reda. Memasuki pekan ketiga, Tahrir Square tetap dipadati oleh demonstran. Memang ada sedikit perubahan. Misalnya, sudah tidak tampak lagi demonstran yang melemparkan bom molotov atau batu ke arah pasukan keamanan seperti dua pekan sebelumnya. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya