Berita

ilustrasi/ist

REVOLUSI MESIR

PKS Diminta Klarifikasi Kedekatannya dengan Ikhwanul Muslimin

MINGGU, 06 FEBRUARI 2011 | 20:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sesumbar petinggi Partai Keadilan Sejahtera mengenai aktivitas kader partai itu di Mesir bisa membahayakan WNI.

Analis politik Timur Tengah yang juga alumnus Universitas Al Azhar, Kairo, Zuhairi Misrawi menerima laporan dari sejumlah temannya yang masih berada di Mesir, bahwa ada WNI yang ditangkap karena diduga ikut mendukung revolusi. Penangkapan itu terjadi setelah petinggi PKS di Jakarta mengatakan bahwa kader partai itu memiliki kontribusi dalam revolusi yang sedang berlangsung.

Zuhairi meminta petinggi PKS mengklarifikasi pernyataan itu, juga mengklarifikasi kedekatannya dengan kelompok Ikhwanul Muslimin di Mesir.

“DPP PKS harus mengklarifikasi sejauhmana keterlibatan kader-kadernya dalam demonstrasi di Mesir. Jika memang benar-benar terlibat, maka hal tersebut akan merugikan keberadaan WNI di Mesir yang tidak berafiliasi dengan PKS, seperti pemeriksaan, penangkapan, dan penahanan sejumlah WNI di Mesir saat ini,” katanya ketika dihubungi beberapa saat lalu (Minggu malam, 6/2). Ia juga meminta agar pemerintah mempercepat proses evakuasi WNI. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya