Berita

al maliki/cnn

Dunia

Perdana Menteri Irak dengan Sukarela Memotong Gajinya 50 Persen

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 22:39 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Terinspirasi oleh gerakan rakyat Tunisia yang berhasil menumbangkan pemerintahan Ben Ali, serta gerakan rakyat Mesir yang sedang berlangsung untuk menggusur Husni Mubarak, rakyat Irak pun bergejolak.

Sejak hari Minggu lalu (30/1) ribuan orang Irak menggelar demonstrasi di banyak kota di negeri 1001 malam itu. Kemiskinan yang meluas beberapa tahun terakhir ini menjadi salah satu tema utama yang diusung demonstran. Setidaknya, 45 persen tenaga kerja Irak saat ini berada dalam keadaan menganggur. Demonstran juga menuntut agar pemerintah memperbaiki pelayanan publik, menyediakan bahan makanan yang cukup, air dan juga listrik.

Di tengah situasi yang bergerak menuju kulminasi inilah, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki hari Jumat kemarin (4/2) mengambil keputusan penting, yakni mengurangi gajinya hingga setengah. Dia berharap keputusannya itu dapat mengurangi jarak pendapatan di Irak.

“50 persen gaji saya sebagai perdana menteri akan dipotong dan dikembalikan ke kekuangan negara sejak bulan ini, sebagai kontribusi dari saya untuk mengurangi perbedaan gaji di kalangan pegawai negara,” katanya dalam situs resmi pemerintah seperti dikutip CNN. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya