Berita

sri mulyani/ist

Pendukung Sri Mulyani Beraksi Lagi

KAMIS, 27 JANUARI 2011 | 12:50 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Barisan pendukung Sri Mulyani Indrawati kembali beraksi. Setelah meluncurkan situs www.srimulyani.net beberapa waktu lalu, kini mereka menggunakan teknik broadcast di BB.

Salah satu pesan yang disebarkan oleh barisan pendukung mantan Menteri Keuangan, yang tahun lalu meninggalkan Indonesia untuk bekerja di Bank Dunia, hari ini (Kamis, 27/1) menceritakan perjuangan Sri Mulyani selama duduk di kursi menteri dalam menghadapi tiga persoalan yang tengah dihadapi sistem politik Indonesia.

Pertama, menurut pesan itu, ranah politik nasional sudah sedemikian rupa dikendalikan oleh jalinan kepentingan yang  berbasis pada duit haram. Kedua, kultur feodal patrimonial yang begitu kental membuat banyak orang salah mengartikan kegotong-royongan  dan etika kekeluargaan sebagai kompromi di bawah tangan. Dan ketiga, pandangan organisisme Orde Baru yang mengartikan nasion sebagai rezim begitu kuat.

“Ketiga mekanisme dan keterbelakangan inilah yang tampil, merusak dan yang berusaha dihadapi dan dilawan oleh Sri Mulyani semasa ia menjabat sebagai pejabat publik di Indonesia,” begitu antara lain bunyi pesan itu.

Sri Mulyani diperkirakan oleh banyak kalangan akan menjadi salah seorang tokoh yang memiliki peluang mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2014 mendatang. Namun, kalangan lain meragukan hal itu mengingat Sri Mulyani juga patut diduga tersangkut dalam beberapa kasus pajak. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya