Berita

Olivia Lubis Jensen

Blitz

Olivia Lubis Jensen, Tak Cocok Peran Vulgar

SELASA, 25 JANUARI 2011 | 02:23 WIB

RMOL. Olivia Lubis Jensen sangat selektif memilih film yang bakal dimainkannya. Beberapa kali ia ditawari film yang mengharuskannya beradegan vulgar, tapi ditolaknya karena merasa tak cocok.

“Aku nggak akan mau menerima peran itu (adegan vulgar). Peran seperti itu nggak cocok dimainin sama aku, mungkin artis lain kali ya,” cetus Oliv, sapaannya, saat dijumpai di Jakarta, baru-baru ini.

Oliv memaparkan, dia tak mau imejnya menjadi buruk hanya lantaran memainkan film nggak jelas. Terlebih film Indonesia yang menayangkan adegan seperti itu dinilainya hanya untuk mencari sensasi dan tidak menonjolkan akting.


“Aku tuh lebih cocok ke peran-peran remaja yang ada unsur drama atau kisah cinta soal remaja lah. Kalau main film seperti itu (vulgar), kayaknya juga nggak bakal dikasih izin sama orangtua aku,” tutur cewek blasteran Denmark-Batak itu.

Olivia menambahkan, dia juga akan melihat konteks cerita lebih dulu, apakah film ini menarik atau cuma menonjolkan adegan buka-bukaan.

“Kalau sebatas itu dan bisa konsultasi sama sutradara kenapa tidak. Tapi memang aku harus baca lagi skrip dan harus tahu batasannya seperti apa, bukan difokuskan pada buka-bukaan,” tukasnya.

Lalu, bagaimana jika Oliv ditawari adegan vulgar dengan honor selangit?

“Tetap aku tolak, aku nggak akan mau main film yang bukan karakter aku. Apalagi kalau harus tampil kayak gitu (vulgar), mending aku cari film lain aja yang lebih bagus,” tutup cewek yang digosipkan pacaran dengan Afgan itu.   [RM]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya