Berita

Cynthiara Alona

Blitz

Cynthiara Alona, Ngaku Disuruh Bikin Sensasi

MINGGU, 23 JANUARI 2011 | 02:51 WIB

RMOL.Cynthiara Alona mengakui ada setting-an untuk mendongkrak popularitas film. Ia sendiri pernah mendapat tugas untuk itu.

“Aku juga pernah di-setting untuk keperluan promosi film. Tujuannya ya agar masyarakat penasaran lihat filmnya. Kalau nggak gitu ya katanya filmnya nggak laku. Aku nggak setuju, tapi perintahnya begitu,” kata Alona yang merahasiakan apa settingan-nya dan film yang dimaksud.

Bagi Alona, cara promosi dengan setting-an sebenarnya menunjukkan kualitas sebuah film.

“Cara seperti itu sih harusnya udah nggak dilakukan lagi ya. Boleh dibilang ketinggalan jamanlah. Kalau masih ada pembuat film yang menggunakan cari itu,  berarti filmnya jelek,” cetus Alona kepada Rakyat Merdeka.

Menurut Alona, jika film yang dibuat oleh production house memiliki jalan cerita yang baik dan pantas untuk ditonton, pastinya promosi yang dilakukan bukan menggunakan skenario palsu mengangkat filmnya.

“Itu juga menunjukkan nggak pede sama filmnya,” beber bintang film Diperkosa Setan ini.

Soal perfilman, Alona melihat, masyarakat sudah mulai pintar memilih tontonan tanpa sensasi hasil rekayasa kasus.

“Toh banyak juga film yang udah dibikin sensasi malah sepi penonton. Karena penonton sekarang makin selektif milih film. Kalau setiap PH harus pakai setting-an, yang ditonton settingan-nya apa filmnya,” tanya cewek yang sempat tampil bugil di majalah FHM tersebut. [RM]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya