Berita

KORUPSI DANA SOSIAL

KPK Diminta Tetapkan Wakil Bupati dan Istri Bupati Nias sebagai Tersangka

SELASA, 18 JANUARI 2011 | 23:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi diminta segera menetapkan Wakil Bupat Nias Temazaro Harefa dan istri Bupati Nias, Leni Trisnadi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana tsunami Nias.

"Bupati Nias sudah mengakui bahwa Wakil Bupati ikut menerima dana korupsi dana bantuan bencana tsunami tahun 2006. Kami meminta KPK memberikan kejelasan," ujar Herman Jaya Harefa kepada wartawan sesaat setelah memberikan data tambahan ihwal korupsi di Kabupaten Nias kepada KPK, Selasa (18/1).

Selain Bupati, kata Ketua Lembaga Pemantau Pengelolaan Keuangan dan Harta Negara (LP2KHN) mendesak KPK, Kepala Bagian Umum Kabupaten Nias Baziduhu Zaliwu juga sudah mengatakan hal yang sama. "Dia mengaku sudah
menyetorkan dana sisa bantuan bencana Nias kepada Temazaro," jelasnya.

menyetorkan dana sisa bantuan bencana Nias kepada Temazaro," jelasnya.

Tidak hanya itu, Herman bersama beberapa aktivis LP2KHN lainnya itu juga meminta KPK menetapkan Leni Trisnadi sebagai tersangka. Leni Trisnadi, yang menjabat sebagai ketua PKK kabupaten Nias, menurut Herman, telah menyalahgunakan dana bantuan tersebut.

"Leni mengelola sendiri sisa dana dengan alasan untuk pengadaan mesin jahit, alat tata rias dan mesin kemasan dodol dan seragam sekolah SD sebesar Rp 2,7 miliar. Hasil investigasi barang-barang itu tidak seluruhnya disalurkan Leni," demikian Herman. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya