Berita

syarief hasan/ist

Kluster UMKM Perlu Terus Diberdayakan

Bojonegoro Wood Fair 2011
SELASA, 18 JANUARI 2011 | 22:44 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Bukan tanpa alasan bila Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan begitu mengagumi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Menurut Menkop, baru pertama kali ini ada Bupati yang mengundang akademisi dari Amerika Serikat untuk menggali potensi apa yang dimiliki wilayahnya.

"Ini ide kreatif dari Bupati Bojonegoro (Suyoto). Ini Bupati paling agresif," puji Syarifuddin saat meninjau Bojonegoro Wood Fair 2011, di Desa Sukorejo, Bojonegoro, akhir pekan lalu.

Bojonegoro Wood Fair 2011 merupakan salah satu bukti kongkret yang sulit dibantah. Di kawasan itu sudah dibangun kluster khusus furnitur asli Bojonegoro.


"Kluster seperti ini yang seharusnya diberdayakan di setiap daerah di Indonesia dengan menonjolkan produk khas asli daerah. Titik prioritasnya adalah membangun jiwa kewirausahaan," kata Menkop seraya menyebutkan, kluster UMKM tersebut sejalan dengan program pemerintah mengenai one village one produk atau OVOP.

Menkop menambahkan, OVOP perlu dikembangkan dengan memilih beberapa produk unggulan daerah dan ditingkatkan nilai tambahnya sesuai dengan selera konsumen. Sehingga masyarakat luar akan mengetahui eksistensi produk UMKM tersebut.

"Di Jakarta, kami sudah punya gedung SMESCO UKM. Itu bisa dijadikan etalase bagi seluruh produk UMKM di seluruh Indonesia. Jadi, kalau ada buyer luar negeri datang di tahap awal cukup datang ke gedung kita itu," papar Menkop seraya menyebutkan, saat ini sudah tujuh provinsi yang ‘memejeng’ produk unggulannya di gedung tersebut.

Dengan kluster seperti itu, lanjut Menkop, kendala UMKM seperti akses ke perbankan dan pemasaran akan dapat teratasi. "Produk UMKM harus kreatif dan inovatif karena di pasar tetap berlaku hukum pasar dan customer satisfaction. Oleh karena itu, kualitas harus tetap didorong agar lebih bagus," kata politisi senior Partai Demokrat ini.

Salah satu program yang digulirkan pemerintah pada 2010 adalah kredit usaha rakyat (KUR) yang dananya dialokasikan sebesar Rp20 triliun. Dalam mengambil KUR, perajin bisa mengambil pinjaman ke bank yang ditunjuk yang besarnya Rp 20 juta, tanpa agunan. "Agunannya ya usaha kerajinan itu," kata Menkop.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar mengemukakan, produk kerajinan orisinal yang merupakan ciri khas daerah setempat, selama ini mampu bertahan dan bersaing di pasar lokal maupun global. "Keberadaan produk kerajinan yang orisinal di suatu daerah, sangat berpengaruh dengan kelangsungan kerajinan itu," kata Mahendra.

Mahendra mengatakan, produk kerajinan yang mendapatkan penghargaan, biasanya merupakan produk orisinal di daerah setempat. Bukan yang diperoleh dengan cara meniru produk kerajinan daerah lainnya, termasuk meniru produk kerajinan negara lain. "Jangan hanya menjadi membuat kerajinan seperti tukang jahit, karena produk kerajinan seperti itu kurang dihargai," jelas Mahendra seraya mencontohkan, di Bojonegoro sudah ada motif batik yang asli khas "bojonegoroan" yang digali langsung dari daerah setempat. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya