Berita

Pdt Andreas Yewangoe: Pak Din Syamsuddin Memang Marah

SELASA, 18 JANUARI 2011 | 17:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Din Syamsuddin memang marah karena ada ketidakadilan pada saat dialog Presiden dengan tokoh agama berlangsung di Istana Negara.

"Pak Din Syamsuddin itu memang marah kenapa pidato Presiden bisa diliput (pers), sedangkan kami (pemimpin lembaga agama) tidak," aku Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, Andreas Yewangoe, dalam wawancara langsung di Metro TV, Selasa petang (18/1).

Sehingga, dinamika percakapan antara pemerintah dan para pemimpin lembaga agama itu tidak sungguh-sungguh dapat diikuti masyarakat.


"Terus terang, kami sampaikan apa yang menjadi keprihatinan masyarakat. Karena lembaga-lembaga yang semestinya menyampaikan itu, seperti DPR sibuk dengan dirinya sendiri, sementara kami bukan politisi kami tak punya agenda tersembunyi," tegasnya.

Dia sendiri mengaku kecewa, karena dialog di Istana Negara tidak diikuti secara persis oleh masyarakat. Namun ia lega, karena dialog tadi malam adalah permulaan diskusi terus menerus di masyarakat.

Selain itu, dialog itu sebut Andreas, seakan-rapat berbentuk rapat kabinet yang diperluas.

"Sebenarnya kami ingin percakapan terbatas, sehingga sungguh intensif dengan Presiden," tegasnya.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya