Berita

syarief hasan/ist

Syarief Hasan Curigai Motivasi Tukang Kritik Pemerintah

RABU, 12 JANUARI 2011 | 20:37 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Anggota dewan Pembina Partai Demokrat Syarief Hasan, meminta semua elemen bangsa untuk menghargai pencapaian pemerintah dan jujur. 

Kata dia, pemerintah telah bekerja sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami tren kenaikan yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

"Ini merupakan karya bangsa yang harus didukung bersama-sama, bukan malah menyalah-nyalahkan pemerintah secara tidak substantif. Saya malah curiga mereka yang mengritik dengan tidak menggunakan fakta mendasar mempunyai motivasi terselubung tidak ingin melihat negeri ini maju," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, menyikapi tuduhan miring sejumlah tokoh termasuk mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri.


Kata Syarief, apa yang telah dicapai pemerintah mendapat apresiasi dari dunia internasional. Di dalam negeri, justru kontraproduktif dengan caci-maki segelintir orang yang tidak mengakui fakta kemajuan bidang ekonomi, hukum dan lainnya. "Harusnya mereka jujur pada diri mereka sendiri," katanya.

Menurutnya, tuduhan terhadap pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai tidak berdasar pada data dan fakta yang objektif.

Capaian pemerintahan SBY jauh lebih baik dibandingkan capaian pada pemerintahan Mega sebelumnya. Hal ini dapat dengan mudah dibuktikan dengan membandingkan data-data pertumbuhan ekonomi, nilai APBN, penerimaan negara, penegakan hukum dan lain sebagainya.

"Kita harus jujur pada diri sendiri, pertumbuhan ekonomi itu secara langsung terkorelasi pada penyerapan tenaga kerja yang secara otomatis mengurangi pengangguran dan akkhirnya PDB menjadi naik," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, bila Megawati dan yang lainnya ingin mengetahui lebih jauh keberhasilan pemerintah, mereka harus turun ke lapangan. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya