Berita

leo batubara/ist

Tokoh Pers Bantah Tuduhan Gayus Tambunan Soal Pembelokan Isu

SELASA, 04 JANUARI 2011 | 11:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Di pengadilan, terdakwa kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan, mengutarakan kekesalannya pada pers yang terus mempersoalkan isu kepergian dirinya ke Singapura.

"Kalian, pers, kok sangat mudah dibelok-belokin," kata Gayus ketika akan memasuki Ruang Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Senin (3/1).

Kritik Gayus itu ditanggapi pedas oleh tokoh pers nasional, Sabam Leo Batubara. Menurut mantan Wakil Ketua Dewan Pers ini, kritik Gayus justru mencoba mengaburkan masalah.


"Pers tidak hanya punya fungsi menyampaikan info faktual dan benar, tapi juga kontrol. Penting untuk mencari kebenaran dan membukanya pada rakyat," terang Leo Batubara saat berdialog dengan Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 4/1).

Karena tugas pers adalah mencari tahu benar tidaknya suatu isu, maka tidak benar jika pers mudah dibelokkan. Dalam pemberitaan isu Gayus ke Singapura, pers sudah menjalankan tugasnya dengan menanyakan kebenaran isu tersebut dari Gayus sendiri.

"Justru yang membelokkan, sumber berita sendiri. Sebagai contoh ketika pers menemukan orang mirip dia di Bali, pertama kali dia tidak mengakui. Jadi dia yang belokkan itu berita, bukan pers," tegasnya.

Sebagai informasi, tim penyidik dari Mabes Polri kini sedang melakukan penyidikan terkait isu kepergian Gayus ke Singapura.

Rumor itu mencuat setelah tayangan suara pembaca di sebuah media massa nasional edisi Minggu (2/1), yang dikirimkan seorang warga bernama Devina, yang mengaku telah melihat orang mirip Gayus Tambunan berada di bandara Soekarno Hatta pada 30 September tahun lalu hendak menumpang penerbangan ke Singapura menggunakan pesawat Air Asia.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya