Berita

hatta rajasa/ist

Pengungsi Eks Timor Timur Tunggu Janji Hatta Rajasa

JUMAT, 31 DESEMBER 2010 | 11:16 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pengungsi eks penduduk Timor Timur yang berada di dua kamp di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunggu janji Menko Perekonomian Hatta Rajasa membantu menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.

Hatta Rajasa bertandang ke kamp pengungsi eks Timtim  tanggal 18 Desember lalu ketika mengunjungi Kupang untuk menghadiri Muswil DPW Partai Amanat Nasional (PAN).

Di kamp Tuapukan, ia bertatap muka dengan ratusan pengungsi yang sejak sebelas tahun lalu tinggal di tempat itu. Hatta berjanji akan membantu pendidikan anak-anak pengsungsi dan memperbaiki kondisi kamp. Hatta juga sempat menitikkan airmata haru saat berbicara dengan pengungsi.


Beberapa saat lalu (Jumat, 31/12) Marcelino Hornai, kordinator pengungsi di kamp Noelbaki, menghubungi Rakyat Merdeka Online dan menitipkan pertanyaan apakah janji yang disampaikan Hatta di Kupang sudah ditindaklanjuti atau belum.

"Kami menanyakan ini karena sudah sebelas tahun kami tinggal disini, persoalan kami semakin banyak dan perhatian pemerintah kurang," ujarnya.

Selain persoalan pendidikan anak pengungsi, Marcelino yang sejak masuk Islam tahun 1993 mengubah nama menjadi Abdul Kholik juga mengatakan bahwa kondisi kamp yang buruk juga perlu segera direnovasi agar setiap rumah jadi layak huni.

Dia juga mempersoalkan pemukiman yang disiapkan pemerintah.

"Banyak yang tidak mau pindah kesana karena status tanahnya tidak dimiliki pengungsi, melainkan dimiliki masyarakat setempat. [guh]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya