Berita

yenny wahid/ist

MUKTAMAR PKB

Yenny Wahid Jalan Terus Walau Ada Intervensi dari Pusat

SABTU, 25 DESEMBER 2010 | 23:47 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tekad Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid sudah bulat. Wanita yang biasa disapa Yenny Wahid ini akan tetap menyelenggarakan haul atau peringatan hari wafat ayahnya, mantan Presiden Abdurrahman Wahid.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, bahwa pihak keamanan tidak memberikan izin kegiatan itu karena ada “intervensi dari pusat”.

Menurut rencana, kegiatan itu akan diselenggarakan Minggu pagi besok (26/12) di GOR Cahaya Lestari, Jalan Kertajaya Indah Timur, Surabaya, Jawa Timur. Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam peringatan haul itu, antara lain, ekonom senior DR. Rizal Ramli yang di kalangan NU dikenal dengan sebutan Gus Romli, juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Adalah Yenny Wahid yang mengambil insiatif menyelenggarakan peringatan haul Gus Dur itu. Istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah, dan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, juga dijadwalkan hadir.

Usai haul Gus Dur, Yenny dan para pendukungnya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar III di Hotel Garden Palace, Surabaya. Saat ini para pendukung Yenny telah tiba di Surabaya. Mereka menginap di sejumlah hotel, seperti Hotel Tanjung dan Hotel Garden Palace juga Hotel Tunjungan. Spanduk besar bertuliskan “Muktamar III PKB Gus Dur” juga telah disebar di Surabaya. Di depan Hotel Tanjung sebuah baliho besar bergambar wajah Gus Dur juga telah dipasang.

Kepada Rakyat Merdeka Online di Hotel Garden Palace beberapa saat lalu (Sabtu, 25/12), Yenny Wahid mengatakan penyelenggaraan haul akan jalan terus. Demikian juga dengan Muktamar III PKB Gus Dur. Pihaknya memang mendengar kabar mengenai “intervensi dari pusat”. Tetapi sejauh ini belum belum ada informasi resmi mengenai hal itu.

“Intinya, apapun yang terjadi kami siap dan itu artinya haul Gus Dur serta Muktamar III PKB akan tetap digelar,” ujar Yenny singkat saja. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya